Tuesday, September 23, 2014

iwan fals

"Generasi Frustasi"


Generasiku banyak yang frustasi
Broken home istilah bule bule luar negeri
Mereka muak lihat papi mami bertengkar
Mereka jijik lihat papi mami selalu keluar

Ada urusan yang tak masuk diakal
Mami sibuk cari bujangan
Papi sibuk cari perawan

Timbang kesal lebih baik aku berhayal
Jadi orang besar seperti Hitler yang tenar
Jadi orang tenar persis Carter juragan kacang

Mata cekung badan persis capung
Tingkah sedikit bingung pikiran mirip mirip orang linglung
Rambut selalu kusut disuruh selalu manggut manggut
Duduk di sudut eh kasihan itu tubuh tinggal tulang sama kentut

Hei mister gelek
Lo tega mata gua kok nggak bisa melek
Hei mister gelek
Duit gopek gua kira cepek
Hei mister gelek
Perut laper ada tape pas gua sikat asem asem
Ndak taunya telek

Tuesday, April 8, 2014

nyanyian ratap yang timbul karena luka dan kepedihan

.......aku adalah bayang yang kian tenggelam
dan
.....menghilang
(dapet dari bungkus gorengan)

kukira

ku kira itu grimis..
tapi ternyata hujan..
ku kira itu angin yang membelai dedaunan...
tapi ternyata gemuruh topan... 

ku kira itu malam...
ku kira itu bintang gumintang... 
ku kira itu keindahan... 
ku kira itu......aku 

~Semoga kita hidup dan mati dalam 'cinta'~

Patah Membenih Asa

apa yang sllu diinginkan buklanlah apa yang diharap,
harap berderap bertubi laksana pasukan tentara ke garis depan, 
coba kembali bangkit memungut Cinta yang telah Teremah-remah, 
tujuan kembali untukNya asa membenih lingkup hidup berdiri tanpa koalisi, 
hdupku berjalan atas keinginanku sendiri, 

Bertelautelau Nuansa Kalbu

Krossingkrossing gitar bersuara
begitu menyayat
nuansa hampa akan hati yang tak mengidap gemerlap
keriangan menyelubung gundah
langit langit pikiran mengabu

arus gerak hidup seakan berhenti
kuasa akan kama itu...
Oo akankah kian meredup?

Adakah katakata ini bisa mengubah kembali..?
Apa yang telah melebur kekecewaan..?

ambang batas ketidaktahuan akanmu
jika memang selalu bayang maka biarkanlah menjadi terang
hingga bentuk dapat terlihat
menelusur kedalamanya
hingga duka tak berhingga itu lumat
hingga kesedihan itu moksa terbawa angin pekat malam





Saturday, June 29, 2013

Aku Datang


aku akan datang

sebagai lelaki

yang memang diperkenankan

semoga ketulusan akan cinta di dalamu

aku akan datang

untuk setiap yang tertinggal

atas segala kelengahan

aku akan datang

semoga belum terlambat untuk kita

untuk perjalanan yang memungkinkan

berdua saja... ya berdua saja

kau dan aku


Sunday, November 13, 2011

Kaum Beragama Negeri Ini

~ KH. Mustofa Bisri ~

lihatlah
betapa baik kaum beragama negeri ini
mereka tak mau kalah dengan kaum beragama lain
di negeri-negeri lain.
demi mendapatkan ridhoMu

mereka rela mengorbankan saudara-saudara mereka
untuk merebut tempat terdekat disisiMu

mereka bahkan tega menyodok dan menikam hamba-hambaMu sendiri
demi memperoleh RahmatmMu
mereka memaafkan kesalahan dan mendiamkan kemungkaran
bahkan mendukung kelaliman untuk membuktikan
keluhuran budi mereka, terhadap setanpun mereka tak pernah berburuk sangka


Tuhan,
lihatlah
betapa baik kaum beragama negeri ini
mereka terus membuatkanMu rumah-rumah mewah
di antara gedung-gedung kota hingga di tengah-tengah sawah
dengan kubah-kubah megah dan menara-menara menjulang
untuk meneriakkan namaMu menambah segan
dan keder hamba-hamba kecilMu yang ingin sowan kepadaMu.
namaMu mereka nyanyikan dalam acara hiburan hingga pesta agung kenegaraan.
mereka merasa begitu dekat denganMu hingga masing-masing
merasa berhak mewakiliMu.

yang memiliki kelebihan harta membuktikan
kedekatannya dengan harta yang Engkau berikan
yang memiliki kelebihan kekuasaan membuktikan kedekatannya dengan
kekuasaannya yang Engkau limpahkan.
yang memiliki kelebihan ilmu membuktikan kedekatannya dengan ilmu
yang Engkau karuniakan.

mereka yang engkau anugerahi kekuatan sering kali bahkan merasa
diri Engkau sendiri mereka bukan saja ikut menentukan ibadah
tetapi juga menetapkan siapa ke sorga siapa ke neraka.

mereka sakralkan pendapat mereka dan mereka akbarkan
semua yang mereka lakukan hingga takbir
dan ikrar mereka yang kosong
bagai perut bedug.
Allah hu akbar walilla ilham.